INILAH Detik-detik Teddy Ngamuk Dikejar Wartawan: Kehidupan Saya Hancur! Konflik dengan Sule Memanas


Suami almarhumah Lina Jubaedah, Teddy Pardiyana ngamuk-ngamuk saat dikejar wartawan demi mendapatkan informasi tentang perseteruannya dengan komedian Sule.

Selama konflik dengan Sule semakin memanas, Teddy tak tampak batang hidungnya.

Padahal sebelumnya, Teddy terkesan menggebu-gebu memperjuangkan hak atas harta peninggalan Lina Jubaedah yang dipegang sepenuhnya oleh anak Sule, Putri Delina.


Melalui kanal YouTube Surya CItra Televisi (SCTV) pada Minggu (13/12/2020), tim wartawan lantas berinisiatif menyambangi rumah Teddy.

Kendati demikian, Teddy tak berada di rumah baru yang ditinggalinya.

Selang beberapa saat, tim tersebut melihat Teddy sedang berjalan.

Para wartawan lantas menghampiri Teddy.

Namun tak disangka, Teddy malah kabur hingga para wartawan harus mengejarnya.

"Kang Teddy bentar kang," kata para pewarta.

"Kang punten kang," imbuhnya.

Karena kesal dikejar wartawan, Teddy malah ngamuk-ngamuk.

Teddy bahkan mengusir para wartawan untuk segera pulang dan tidak mengusik kehidupannya.

Pasalnya karena pemberitaan konflik dengan Sule, membuat kehidupan Teddy terganggu.

"Gara-gara kalian semuanya," ujar Teddy.

"Tahu enggak kehidupan saya jadi hancur, sudah pulang!," imbuhnya.

Tak hanya itu saja, Teddy juga membeberkan dampak atas konfliknya dengan Sule.

Teddy mengaku sering didatangi preman, hingga menurutnya nyawanya terancam.

Selain itu, Teddy merasa kehidupan anaknya hancur karena jauh dari kakak-kakaknya.

"Taruhannya nyawa sekarang, preman datang, kehidupan si dedek hancur, jauh sama kakaknya sekarang," ujar Teddy.

Teddy lantas menegaskan bahwa konfliknya sudah ditangani oleh pengacara.

Oleh karena itu, Teddy meminta para wartawan untuk menemui pengacaranya saja.

"Sudah mau ngapain lagi, saya enggak bakalan apa-apa," kata Teddy.

"Sudah saya serahin ke lawyer sekarang," imbuhnya.

Sedangkan Sule sempat melontarkan tantangan pada Teddy untuk datang ke rumahnya.

Sule meminta Teddy untuk berbicara empat mata dengannya tanpa ada median.

"Ya sudah ayo ketemu kalau berani ayo ketemu, mau apa? Secara baik-baik kan bisa," ujar Sule.

"Toh saya enggak ada dendam enggak ada apa, saya sudah mengikhlaskan semuanya," imbuhnya.

"Ayo jangan undang media terus ngomong, hubungi saya, datang ke Tambun, saya enggak kemana-mana," tandasnya.

Lihat videonya dari menit ke 01.20:


Pengacara Teddy Tantang Sule untuk Datang ke Kantornya

Kuasa Hukum Teddy Pardiyana, Ali Nurdin meminta komedian Sule untuk hadir ke kantor memenuhi undangannya.

Konflik keluarga Sule dengan Teddy soal harta peninggalan Lina Jubaedah semakin memanas.

Aksi saling sindir antara Sule dengan pihak Teddy pun tak terhindarkan.

Terakhir, Sule melontarkan sindiran dengan meminta Teddy untuk fokus bekerja dan tidak mengandalkan anak-anaknya.

Melalui kanal YouTube Intens Investigasi pada Senin (14/12/2020), Ali Nurdin tak menyukai pernyataan Sule.

Pasalnya, Sule dinilai emosi dan terlalu mengurusi hidup Teddy.

Padahal menurut Ali Nurdin, Sule tidak berhak mencampuri urusan Teddy.

"Ini juga statement yang kura bagus ya, terlampau emosional gitu," ujar Ali Nurdin.

"Kan dia sudah ada lawyer juga, harusnya komunikasi lawyer sama lawyer juga," imbuhnya.

"Memang sebetulnya Teddy sudah tidak ada hubungan sama mantan suaminya yang dulu," tandasnya.

"Janganlah mengurusi orang lain, ini mau bangkrut, ini mau enggak, ini mau kaya, atau mau miskin, ini ada pekerjaan, yang satu nganggur," jelasnya.


Tak berhenti di situ saja, Ali Nurdin kembali membahas hak Teddy yang dikuasai oleh anak Sule, Putri Delina.

Ali Nurdin meminta Putri Delina untuk memberikan sebagian harta milik Teddy.

"Itu sebenarnya enggak ada hubungan sebetulnya, yang ada hubungan adalah jangan mengusai hak orang lain gitu," kata Ali Nurdin.

"Jangan mengambil haknya orang lain, ini kan ada haknya Teddy, ada hak anaknya ya kasih dong!," imbuhnya.

Selain itu, Ali Nurdin juga berharap pada Sule dan anaknya untuk memenuhi undangannya.

Ali Nurdin ingin bermusyawarah dengan Sule supaya konflik yang semakin memanas ini segera selesai.

"Yang harus dilakukan adalah memenuhi undangan kantor saya untuk diskusi, untuk bermusyawarah, bermufakat, ini mau bagaimana," ujar Ali Nurdin.

"Datanglah kan saya sudah undang, alamat kantor saya juga jelas, di Bandung boleh, di Jakarta juga boleh, kan tinggal datang, dia kan sudah nunjuk lawyer juga," imbuhnya.

"Tinggal datang kita diskusi, kita cari langkah yang baik, saya sebagai lawyer juga pengen kasus ini cepat selesai," tandasnya.

"Biar almarhum di sana tenang, kalau gini kan alamarhum enggak tenang juga, harta peninggalannya diributin," jelasnya. 


(TribunWow.com) 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel