Gisel BATAL Hadiri Pemeriksaan Kasus Video Syur, Ini yang Jadi Penyebabnya


Penyanyi Gisella Anastasia alias Gisel batal menghadiri pemeriksaan polisi berkait kasus video syur 19 detik di Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Senin (4/1/2021).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, Gisel tidak bisa hadir lantaran menjemput anaknya yang baru pulang dari Bali.

Yusri menyebut Gisel menyampaikan ketidakhadirannya lewat surat yang dikirim oleh kuasa hukumnya.

“Saudari GA belum lama pengacaranya memberikan surat yang bersangkutan hari ini enggak bisa hadir dengan alasan menjemput anaknya yang pulang dari Bali dan juga ada beberapa hal yang disampaikan,” kata Yusri di Mapolda Metro Jaya, Senin.

Oleh sebab itu, polisi kembali menjadwalkan ulang pemeriksaan Gisel pada 8 Januari 2021.

“Dia minta dan kami jadwalkan untuk bisa hari Jumat kami lakukan pemeriksaan sebagai tersangka,” ujar Yusri lagi.

Michael Yukinobu de Fretes Penuhi Pemanggilan Polisi

Sebelumnya Gisel ditetapkan sebagai tersangka setelah mengakui bahwa perempuan dalam video syur 19 detik adalah dirinya.


Sementara itu Michael Yukinobu de Fretes telah memenuhi pemanggilan polisi atas kasus video syur.

Michael yang menetap di Jepang, sengaja datang setelah dirinya terbukti tersangkut dalam kasus tersebut.

Melalui kanal YouTube KH INFOTAINMENT, Senin (4/1/2021), tampak Nobu alias MYD melakukan rapid test sebelum masuk ke kantor polisi.

Pria keturunan Jepang tersebut menggunakan baju putih, celana coklat dan masker yang menutupi setengah wajahnya.

Ia duduk di depan petugas sembari mengulurkan tangannya untuk diperiksa.

Nobu tampak dikelilingi petugas kepolisian yang berjaga di belakangnya.

Namun, tak terlihat rekan lain yang menemaninya menjalani pemeriksaan tersebut.

Sementara itu, Gisel yang juga ditetapkan sebagai tersangka datang terpisah dengan Nobu.

Hingga pria tersebut selesai melakukan tes Virus Corona, Gisel belum juga tampak hadir di kantor polisi.

Setelah selesai mendapatkan hasil dari tes rapid yang dilakukan, Nobu diizinkan masuk ke kantor polisi.

Pria tersebut terlihat tampak tegap dan lebih tinggi dibanding orang-orang sekelingnya ketika berdiri.

Tak heran, pasalnya Nobu juga seorang atlit basket yang dulunya sempat tinggal di Medan.

Ia pun bergegas masuk ke dalam kantor Polda Metro Jaya untuk memenuhi Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

Diketahui, nama Nobu menjadi perhatian publik setelah diumumkan oleh pihak kepolisian.

Ia ditetapkan menjadi tersangka setelah mengakui sebagai partner dalam video asusila 19 detik yang sempat viral di media sosial.

Beredarnya video tersebut ikut menyeret nama artis Gisel yang turut menjadi tersangka.

Setelah melalui serangkaian pemeriksaan, Gisel mengungkapkan kronologi perekaman video syur tersebut.

Menurut penuturan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Yusri Yunus, video tersebut diambil pada tahun 2017.

Saat itu, Gisel dan Nobu yang bekerjasama mengadakan event di Medan, sempat menghabiskan waktu bersama setelah acara.

Keduanya kemudian singgah di sebuah hotel di Medan dan melakukan adegan yang terekam dalam video.

Menurut pengakuan Gisel, dirinya dan Nobu tengah dalam pengaruh alkohol ketika berbuat hal tersebut.

Lihat tayangan selengkapnya dari menit pertama:



Kronologi Perisiwa Pembuatan Video Syur Gisel dan MYD

Pihak kepolisian segera melakukan  pemeriksaan lanjutan terhadap penyanyi Gisella Anastasia sehubungan kasus video syur.

Menurut Kombes Pol. Yusri Yunus, hal ini diakui Gisel dan lawan mainnya, seorang pria bernama Michael Yukinobu de Fretes alias MYD atau Nobu.

Kemudian, Yusri Yunus membeberkan kronologi pembuatan video asusila yang sempat membuat geger tersebut.

Hal ini diungkapkan dalam tayangan wawancara di kanal YouTube KH INFOTAINMENT, Kamis (31/12/2020).

Menurut Yusri, pihaknya akan segera memanggil Gisel dan Nobu yang kini telah dinaikkan statusnya sebagai tersangka.

Keduanya diminta hadir di kantor polisi dalam kurun waktu empat hari sejak penuturan Yusri.

Kedatangan keduanya merupakan tindak lanjut dalam proses penyidikan kasus video syur yang sempat beredar di media sosial.

"Dilakukan pemanggilan sebagai tersangka dijadwalkan tanggal 4 Januari 2021," kata Yusri.

Yusri membeberkan sikap kooperatif Gisel dan Nobu yang jujur mengakui keterlibatan mereka.

Tanpa menutupi fakta yang ada, Gisel dan Nobu membeberkan pada pihak kepolisian terkait kronologi kejadian pada hari tersebut.

"Pada saat kita lakukan pemeriksaan salah satu yang diakui adalah memang betul saudari GA ini yang ada di video asusila yang beredar," ujar Yusri.

"Saudara MYD juga mengakui," imbuhnya.

Video tersebut ternyata dibuat saat Gisel dan Nobu sama-sama menangani sebuah acara yang digelar di Medan, Sumatera Utara.

Nobu yang sejatinya bekerja di Jepang, datang jauh-jauh ke Medan lantaran diundang oleh Gisel.

"Pada saat itu saudari GA dan MYD ada hubungan kerja salah satu event yang ada di Kota Medan pada saat itu," beber Yusri.

"Saudara MYD memang bekerja di Jepang kemudian dipanggil diundang oleh saudari GA untuk bisa bergabung bersama-sama melakukan pekerjaan event ini sebagai asisten manajer di situ," lanjutnya.

Setelah acara tersebut berhasil dilaksanakan, keduanya masih bersama dan sempat mengkonsumsi minuman beralkohol.

Gisel dan Nobu bahkan mengakui bahwa mereka melakukan kegiatan asusila yang terekam di video dalam pengaruh alkohol.

"Selesai kegiatan acara, mereka sempat memang minum minuman keras dan itu pengakuan sendiri dari saudari GA dan saudara MYD dengan kondisi pada saat itu dalam keadaan mabuk katanya," tutur Yusri.

Selain itu, Yusri menyebutkan adanya transfer video dari telepon genggam Gisel ke handphone Nobu.

"Ada pengiriman dari handphone saudari GA kepada saudara MYD menggunakan salah satu aplikasi karena sama-sama menggunakan iphone, menggunakan airdrop yang ada," lanjutnya.

Karena keterlibatannya, GA alias Gisel terancam dijerat pasal 4 ayat 1 juncto 29 UU nomor 44 tentang pornografi karena membuat konten asusila tersebut.

Sementara MYD alias Michael Yukinobu de Fretes dikenakan pasal 8 juncto pasal 44 UU pornografi juga ada di pasal 27 ayat 1 juncto pasal 45 UU tentang ITE. 


(Kompas.com, TribunWow.com) 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel