PEDIHNYA Hasan Dengar Pesan Suara Syekh Ali Jaber Sebelum Meninggal: Hasan Anakku, Abu Ingin Curhat


Sematkan emoji patah hati, Al Hasan Ali Jaber pedih teringat pesan suara terakhir ayahnya, Syekh Ali Jaber sebelum meninggal dunia.

Kepada putra sulungnya, Syekh Ali Jaber mengaku sangat rindu.

Saking rindunya, Syekh Ali Jaber sengaja mengirimkan pesan suara untuk Al Hasan Ali Jaber via WhatsApp.

Syekh Ali Jaber juga sempat mengatakan ingin curhat sesuatu hal pada sang putra sulungnya yang akrab disapa Hasan ini.

Hal ini diungkap Hasan lewat akun Instagramnya pada, Minggu (17/1/2021) lalu.

Diketahui Hasan merupakan putra sulung Syekh Ali Jaber yang kini telah berusia 20 tahun.



Kepergian Syekh Ali Jaber tentu menyisakan kesedihan bagi Hasan.

Bagaimana tidak, sampai sang ayah menghembuskan nafas terakhir, Hasan belum sempat bertemu untuk yang terakhir kali.

Diakui Hasan terakhir ia berkomunikasi dengan sang ayah sebelum Syekh Ali Jaber kritis dan masuk ICU.

Kini hampir seminggu Syekh Ali Jaber berpulang, rasa kehilangan itu masih begitu menyesakkan hati Hasan.

Seolah untuk mengobati rasa sedihnya, Hasan mengunggah momen-momen dirinya bersama Syekh Ali Jaber.

Dan salah satunya, Hasan mengunggah voice note atau pesan suara yang sempat dikirim sang ayah.

Tampak Hasan menamai kontak Syekh Ali Jaber dengan sebutan Abuya.

Ada tiga pesan suara yang sengaja dikirim Syekh Ali Jaber untuk putra sulungnya.

Awalnya Syekh Ali Jaber mengaku rindu dengan putranya tersebut.

Diakui Syekh Ali Jaber ingin rasanya ia dan istri berkumpul dengan Hasan.

"Ya Allah Abuya kangen sama Hasan.

Seandainya aja Hasan ikut ke sini, biar kita bisa bertemu.

Ada abunya dan umi di sini." ucap Syekh Ali Jaber.

Tak hanya itu Syekh Ali Jaber juga sempat bertanya soal kabar Hasan yang tinggal di Lombok.

"Hasan sehat? semua baik-baik ya? tanya Syekh Ali.

Tak hanya itu, Syekh Ali pun sempat mencurahkan isi hatinya yang rindu bertemu Hasan.

Bahkan Syekh Ali sempat mengatakan ingin duduk berdua dan curhat kepada putranya itu.

Namun sayang, kondisi pandemi rupanya tak memungkinkan untuk Syekh Ali dan Hasan bertemu.

"Sebenernya saya kangen sama Hasan.

Ingin duduk berdua ngobrol.

Ingin abuya curhat sama Hasan.

Ada satu urusan yang terjadi sama abuya ingin curhat ingin ngobrol.

Cuman ndak sempat kita mau santai ke pantai malah ramai banyak orang kanan kiri.

Aduuhh gimana caranya dong." ucap Syekh Ali pilu.


Hingga akhirnya, Syekh Ali kembali mengirimkan pesan suara yang ketiga kalinya kepada Hasan.

Lagi-lagi kerinduan yang besar seorang ayah kepada anaknya terlihat dalam ucapan Ulama asal Madinah ini.

Bahkan kali ini, Syekh Ali memanggil sang anak dengan sebutan yang begitu menyentuh hati.

Ulama 44 tahun ini bertanya bagaimana kabar putranya.

Tak hanya itu, Syekh Ali pun berpesan agar Hasan tetap berada di rumah selama pandemi ini.

"Hasanku, sayangku anakku apa kabar baik-baik Hasan?

Hasan baru ngapain?

di rumah aja ya, kangen." ucap Syekh Ali terakhir kalinya.

Melihat unggahan Hasan, tak sedikit warganet yang terharu.

Mereka seolah bisa merasakan kepedihan yang dirasakan pemuda 20 tahun ini.

Bahkan ada pula yang memuji kelembutan hati dan tutur kata Syekh Ali Jaber.

@sumantititin26,"Kami aja yg bukan siapa2 begitu rindunya... Begitu kehilangannya... Apalagi ananda anak darah daging beliau... Betapa terpukul nya betapa sedihnya..

@sofiasadiya,"masyaa Allah seorang ayah yang sempurna

@itsme.saff,"Selembut itu suaranya ya Allah, Aku yang bukan anaknya aja kangeen banget harus kuat ya hasan..

@fadelalkatiri_,"Jujur saya sampai meneteskan air mata mendengar nya.


(TribunStyle.com/Octavia Monalisa) 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel