Berpotensi Cerai, Stefan William dan Celine Evangelista Disarankan Ucap Ulang Janji Pernikahan



Isu rumah tangga artis Stefan William dan Celine Evangelista sedang bermasalah mencuat.

Apalagi, Stefan William dan Celine Evangelista pun memutuskan sementara waktu untuk pisah rumah.

Keadaan ini membuat sejumlah pakar bicara soal pernikahan Celina dan Stefan.

Satu di antaranya Pakar Pembaca Wajah yang dikutip dari Youtube Was Was, Sabtu (30/1/2021).



Sebelumnya, satu kerabat pasangan tersebut mengatakan, jalan itu diambil agar Stefan William dan Celine Evangelista bisa berpikir lebih jernih tanpa didasari ego.

Banyak yang tak menyangka, bahtera rumah tangga yang telah dibangun selama 4 tahun harus mengalami kejadian pahit.

Beberapa pihak pun berspekulasi atas apa yang menjadi penyebab keretakan hubungan Stefan dan Celine.

Meskipun tak tahu pasti apa alasannya, namun pakar wajah bernama Yudi, berusaha membaca dari karakter wajah keduanya.

Yudi mengatakan, Celine merupakan sosok wanita yang memiliki pengaruh besar di kehidupan rumah tangga.

Ia juga memiliki karakter ambisius yang dimana segala sesuatu yang diinginkan Celine harus terwujud.

"Kalau dia mau sesuatu dia harus dapetin, jadi Anda bisa bayangin kalau hidup dengan Celine, Anda akan banyak dicecar akan sesuatu yang dia mau," jelas sang pakar.

Sang pakar dengan teliti melihat foto Celine yang dipegangnya.

Ia membaca jika Celine memiliki struktur rahang yang tinggi.

Hal tersebut menandakan, ia memiliki jiwa petualang yang tinggi.

"Petualang udah pasti, bisa dilihat dari tulang pipinya yang tinggi, suka mencoba hal baru."

Selain Celine, Yudi juga membaca karakter wajah lawan main Natasha Wilona di Sinetron Anak Band.

Dirinya melihat, meski sang aktor terlihat tak banyak bicara, namun dirinya kerap melontarkan kata-kata yang menyakitkan.

Karena menurut Yudi, Stefan adalah orang yang apa adanya, sehingga ia akan berkata jujur meskipun tak menyenangkan.

"Stefan sendiri orangnya adalah blak-blakan dan to the point."

" Dia akan bicarakan apa yang dia pikirkan, tapi terkadang cara penyampaiannya sendiri itu bisa cukup nyelekit," ujarnya.

Dari wajahnya, sang pakar melihat Stefan adalah sosok orang yang kuat dalam mempertahankan pendapatnya.

Sehingga jika disimpulkan, Stefan dan Celine sama-sama memiliki karakter yang kokoh dan tangguh ketika mempertahankan keinginan.

Sementara, seorang pakar transpersonal, Ni Kadek Hellen Kristy Winatasari turut menanggapi kisruh rumah tangga mereka.

Menurutnya kondisi rumah tangga dan rezeki keluarga dapat dianalisis melalui nama, tanggal lahir dan tanggal pernikahan.

Perempuan yang akrab disapa Heileni ini mengungkap hasil analisis tanggal pernikahan Celine dan Stefan yang menunjukkan angka 65 persen.

Angka tersebut menurutnya masih jauh dari tingkat keharmonisan yang bagus yakni di atas 75 persen.

"Tingkat keharmonisannya 65 persen, ada hambatan sekaligus kesenangan yang mewarnai rumah tangga mereka," tutur Heileni dalam keterangannya, Minggu (31/1/2021).

"Pertemuan Celine dan Stefan jika dilihat dari tanggal lahir cukup baik khususnya dalam hal rezeki. Namun, memang masalah akan ada," imbuhnya.

Dia menilai masalah dalam rumah tangga mereka dapat terjadi lantaran jarak yang memisahkan dan komunikasi yang dikuasai emosi.

Dia kemudian menyarankan Celine untuk lebih mengalah dalam hal ini.

"Celine juga perlu memiliki toleransi yang tinggi dan menjadi sosok pemaaf," katanya.

"Kaitkan dengan karakter Stefan yang suka akan kebebasan, suka ‘berpetualang’, senang mencari perubahan dan variasi dalam hidup, memiliki semangat bebas dan harus memiliki variasi dalam hari-harinya," paparnya.

Untuk mempertahankan hubungan tersebut, Heileni pun menyarankan agar keduanya kembali mengulang janji pernikahan.

Pasalnya, dia menilai dari analisis nama, mereka berpotensi mengalami perceraian.

"Mereka bisa mengulang janji di tanggal yang lebih selaras untuk lebih meningkatkan keharmonisan," katanya.

"Bukan berarti menikah ulang secara resmi, cukup berjanji dengan saksi keluarga terdekat atau cukup berdoa bersama pasangan dengan saksi-Nya," katanya.

"Selain itu keduanya juga perlu self control dan meningkatkan kebajikan," tandasnya.


sumber : banjarmasin.tribunnews 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel