Pengacara Akui Askara Pernah Beri Kado ke Artis Ini, Sentil Balik Nindy: Selingkuh Gak Ada Pidananya



Belum lama ini, penyanyi Nindy Ayunda sempat membongkar perselingkuhan suaminya, Askara Parasady Harsono.

Menanggapi hal tersebut, kuasa hukum Askara Parasady Harsono pun akhirnya buka suara.

Pengacara M. Muslih hanya menegaskan bahwa Aska tak melanggar tindak pidana perzinahan.

Ia pun mengakui bahwa Aska sempat dekat dengan seseorang dan meminta Nindy membuktikan tuduhannya.

Hal ini dibeberkan Muslih dalam tayangan di kanal YouTube Star Story, Rabu (17/2/2021).

Diketahui, Nindy telah menuding sang suami melakukan perselingkuhan beberapa kali.

Bahkan, ia menemukan adanya bukti-bukti perselingkuhan Aska yang dilakukan pada sekitar tahun 2015-2016.



Menurut Muslih, wajar jika Aska dekat dengan banyak wanita.

Namun, hal itu bukan berati ia telah berselingkuh bahkan berzinah dengan wanita lain.

Muslih membeberkan pada kurun waktu yang disebutkan Nindy memang Aska semoat dekat dengan seseorang dari dunia keartisan.

Ia memberikan hadiah pada wanita itu, yang kemudian membuat Nindy merasa cemburu.

"Pergaulan mereka ini kan luas ya," ujar Muslih.

"Memang Mas Aska pernah cerita tahun 2015-2016 itu memang memberikan hadiah pada seseorang, keluarga artis juga sih, Mbak Nindy cemburu."

"Itu aja kan tidak ada pelanggaran," imbuhnya.

Aska disebutkan telah menampik adanya hubungan spesial dengan artis tersebut.

Muslih pun menyebutkan bahwa meski kliennya dituduh selingkuh, tak ada bukti memberatkan yang dapat diajukan sebagai tindak pidana.

"Saya tanya Mas Aska enggak ada hubungan spesial," kata Muslih.

"Selingkuh kan enggak ada pidananya, kecuali check in di hotel, di rumah, berhubungan badan, itu baru, ini enggak ada."

"Saya juga banyak berhubungan sama perempuan, klien-klien saya, bukan berarti selingkuh kan," tandasnya.

Menurut Muslih, perselingkuhan tersebut bisa dipidanakan jika terbukti adanya perzinahan.

Ia meminta pihak Nindy untuk memberikan bukti-bukti terkait tuduhannya.

Muslih juga membeberkan kondisi Aska yang kini tengah ditahan karena kasus narkoba dan kepemilikan senjata api.

"Sehat, baik. Ya persoalan dihadapi dengan sabarlah, yang sudah terjadi ya harus dihadapi," beber Muslih.

"Perselingkuhan yang dikaitkan dengan pasal 284 kan perzinahan, silakan dari Mbak Nindy buktiin, pernah enggak check in di hotel mana, ketemu di mana, tidur bareng."

"Sana yang membuktikan bukan kita, kalau dari kita kan membantah," lanjutnya.

Namun, Muslih tak menampik bahwa Aska melakukan perselingkuhan.

Ia hanya memastikan kliennya tidak melanggar pasal perzinahan.

"Tidak melanggar pasa 284 (tindak perzinahan)," pungkas Muslih.

Lihat tayangan selengkapnya dari menit ke- 02.33:



Pihak Askara Bantah Tuduhan KDRT dan Adanya Perzinahan

Pada kesempatan yang sama, Muslih membantah tudingan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan perselingkuhan yang dilakukan Aska.

Menurut Muslih, tak ada bukti nyata yang dapat menunjukkan terjadinya kekerasan dan perzinahan tersebut.

Hal ini dibeberkan M. Muslih saat ditemui dalam undangan mediasi antara Aska dan Nindy, Rabu (17/2/2021).

Ia mengatakan alasan Aska menolak bercerai adalah demi kedua buah hati mereka.

"Karena ada dua anak, masih kecil-kecil, 8 tahun sama 4 tahun," kata Muslih seperti dikutip TribunWow.com dari kanal YouTube Star Story.

Sementara itu, mengenai tudingan KDRT yang dituduhkan Nindy, pihaknya menampik.

Menurut versi Aska, saat itu mereka sedang bertengkar di dalam ruangan.

Saat itu, tak ada saksi mata dan bukti yang dapat menunjukkan bahwa Aska telah melakukan pemukulan pada Nindy.

Aska disebutkan hanya menangkis dan langsung keluar dari ruangan sehingga tidak mengetahui kondisi Nindy selanjutnya.

"Intinya yang saya terima dari Mas Aska itu mereka berada di ruangan berdua, sedang berantem gitu aja," terang Muslih.

"Tapi Mas Aska keluar enggak ada masalah kok."

"Jadi istilahnya ditangkis Mas Aska, terus Mas Aska keluar kamar, gitu aja," imbuhnya.

Terkait luka-luka dan lebam yang ditunjukkan Nindy, Muslih menyebutkan kemungkinan bahwa hal tersebut bisa berasal dari kecelakaan.

"Itu kan versinya Mbak Nindy, mereka di kamar kan enggak ada yang tahu," tutur Muslih.

"Apa jatuh kena meja atau apa kan enggak tahu kita," imbuhnya.

Sementara itu, mengenai perselingkuhan Aska, Muslih justru menyebutkan bawa tudingan tersebut menunjukkan rasa cinta Nindy pada kliennya.

Selain itu, ia menegaskan tak ada unsur pidana dalam perselingkuhan.

"Sebenarnya itu menunjukkan Mbak Nindy cinta banget sama Aska," sebut Muslih.

"Selingkuh tuh apa sih? Coba cari pidananya, ya kan, selingkuh itu enggak ada, pasal pidananya adanya perzinahan pasal 284," imbuhnya. .


(TribunWow.com/Noviana Primaresti) 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel