'Sakratul Maut' Ucap Ashanty Nyerah Kritis Covid-19, Kejang hingga Kasur Goyang, Istri Anang: Sesak



Detik-detik Ashanty kritis Covid-19 akhirnya terungkap dijabarkan langsung oleh istri Anang selepas melewati masa kritis itu.

Ashanty mengaku ada di titik 'sakratul maut' kala itu.

Bahkan, penyanyi sekaligus artis ini mengungkap pengalamannya merasakan kejang hingga kasurnya bergoyang-goyang.

Istri Anang Hermansyah mengalami masa tersulit di hidupnya saat terjangkit virus Covid-19.

Kata yang selalu disoroti oleh Ashanty adalah sesak nafas, sebab ia merasakan pernapasannya yang begitu terganggu.



Ashanty akhirnya mengungkapkan secara blak-blakan pengalaman kritisnya ketika menghadapi virus Covid-19.

Ibu empat orang anak itu mengaku tak pernah menyangka akan mengalami penyakit luar biasa tersebut.

Ashanty berada di ambang kematiannya ketika tubuh tak bisa menahan melawan virus Covid-19.

Ternyata terjadi pengentalan darah yang membuat fungsi organ dalamnya terganggu.

Pantauan TribunJatim.com, semua hal itu diceritakan Ashanty dalam vlog terbaru The Hermansyah A6 yang tayang pada Jumat (5/3/2021).

Saat bercerita tentang masa kritis, Ashanty masih berada di sebuah ruangan tempatnya diisolasi.

Hingga berita diturunkan, Ashanty ternyata masih berstatus positif Covid-19.

Istri Anang Hermansyah itu belum diizinkan untuk keluar dari tempat perawatannya hingga hasil tes menyatakannya negatif Covid-19.

Di dalam ruang karantina itu Ashanty menutupi kepalanya menggunakan kerudung hitam.

Ia lalu mulai mengungkap detik-detik kritis karena mengidap virus Covid-19 di tubuh.

Saat kritis ternyata Ashanty sempat merasakan tubuh menggigil hingga kejang membuat kasur rumah sakit sampai begitu bergoyang.

"Aku kejang sampai kasurnya goyang kencang berjam-jam," tutur Ashanty.

"Saat itu aku enggak tahu harus minum obat apa, sampai aku stres berat dan akhirnya panas tinggi."

"Akhirnya besoknya aku sesak napas sampai bunyi," ceritanya.

Ashanty merasa bahwa saat itu dirinya seperti sudah di ambang kematian.

Ia pun merasa stres lantaran tak tahu harus meminum obat apa untuk menanggulangi sakitnya.

"Aku tuh enggak pernah punya sesak napas, karena enggak pernah punya asma," kata Ashanty.

"Di situ aku sudah menyerah banget, 'Tuhan, sakit banget rasanya'."

"Badanku linu semua, dipegang sedikit sakit, terus napasku kalau orang bilang kayak sudah sakratul maut, karena aku pernah lihat orang yang sudah napas-napas terakhir, aku kayak gitu," tuturnya.



Dalam perjalanan, Ashanty makin merasa kesulitan bernapas dan terus saja kesakitan.

Bahkan, ketika diperiksa oleh dokter yang menanganinya mengungkap bahwa Ashanty sudah masuk di tahap kritis.

Tetapi semua itu beruntungnya dapat diatasi karena keluarga Anang Hermansyah yang ternyata cukup tanggap dan cepat membawa Ashanty ke rumah sakit.

"Sampai rumah sakit dicek semuanya, saturasinya 92, turun, akhirnya dicek darah, D-Dimer, pengentalan darahku sudah sampai mau seribu, sudah parah banget," beber Ashanty.

"Dan semua kena, fungsi hatiku enggak bagus, liverku enggak bagus, akhirnya diputuskan untuk dirawat di rumah sakit."

"Dan baru kemarin dokternya bilang, 'Kalau kamu sedikit lewat aja enggak secepatnya ke rumah sakit, enggak tahu deh apa yang terjadi'," tandasnya.

Ia pun berdoa dibantu sang karyawan, sementara Azriel mengemudikan mobil dengan sekencang-kencangnya.

"Sesak, sesesak-sesaknya enggak pernah aku rasakan seumur hidup aku," kata Ashanty.

"Sudah semua doa aku baca dalam hati, Indri sudah istigfar, Jiel sudah nyalip kayak orang kewalahan banget."

Sesampainya di rumah sakit, Ashanty baru mengetahui bahwa kondisinya sudah mencapai tahap kritis.

Sementara itu, belakangan beredar kabar Anang begitu panik mengetahui istrinya sangat kritis karena mengidap Covid-19.

Hal ini dibeberkannya dalam tayangan di kanal YouTube The Hermansyah A6, Rabu (24/2/2021).

Diketahui, beberapa keluarga Anang baru-baru ini dinyatakan positif Covid-19.



Anak-anaknya, Azriel Hermansyah, Arsy Hermansyah dan Aurel, tertular penyakit tersebut bersama beberapa karyawan lain.

Sementara sang bunda, Ashanty, dirawat secara intensif di rumah sakit karena kondisinya yang sempat menurun.

Apalagi hal ini diperparah dengan penyakit bawaan autoimun yang dimiliki Ashanty.

Hingga kini, Ashanty masih berada di rumah sakit, sementara Anang dan anak bungsunya, Arsya, tinggal di rumah Cinere.

"Bunda ini memang tanda tanyanya paling lumayan rumit adalah auto imunnya, karena bunda paling bahaya kalau auto imun terpapar Covid, ini yang menjadi kompleks," tutur Anang.

"Akhirnya ditaruh di rumah sakit ditemani Kakak Jiel."

Setelah ketahuan positif, Ashanty sempat melakukan pemeriksaan ke rumah sakit.

Namun, karena dianggap tak terlalu parah, akhirnya ia diizinkan langsung pulang untuk isolasi mandiri.

"Sebenarnya pertama di rumah sakit itu check paru-paru, apakah paru-parunya masalah banget atau enggak," ujar Anang.

"Memang kalau ada orang kena Covid itu kabutnya banyak, putih-putih di dalam paru-parunya."

"Nah, bunda itu sangat tipis, jadi dokter bilang, 'Enggak apa-apa ini isolasi mandiri aja dulu."

"Nah, ini hari pertama, akhirnya kita pulang," imbuhnya.

Namun setelah itu, kondisi Ashanty justru makin memburuk.

Ia sempat mengeluhkan tak kuat lantaran menderita sesak napas akut.

"Dua hari selang dari rumah sakit, bunda drop, sampai dia bilang 'Aku enggak kuat nih, ini gimana aku enggak kuat, aku sesak banget, aku enggak bisa tidur'," kisah Anang.

"Wah itu di rumah panik semua, aku juga panik banget ngelihat bunda ngomong aku enggak kuat."

Hal ini membuat keluarganya panik dan khawatir hingga memutuskan untuk melarikan Ashanty ke rumah sakit.

Ibu empat anak tersebut akhirnya diputuskan untuk terus berada di rumah sakit hingga kesehatannya pulih.

"Ternyata bunda semakin menurun, drop, akhirnya dipaksa dilarikan ke rumah sakit," ujar Anang.

"Jadi yang pas di rumah sakit yang kedua itu kita sepakat untuk biarkan bunda istirahat supaya bisa lebih membaik," tandasnya.

Setelah dilarikan ke rumah sakit dan mendapat perawatan, Ashanty kini telah semakin membaik.



sumber : jatim.tribunnews 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel