Sebut Ada Ancaman dan Pemerasan, Gabriella Larasati Akhirnya Akui Jadi Pemeran Video Syur



Nama artis Gabriella Larasati terseret dalam kasus video syur berdurasi 14 detik.

Kasus tersebut kini memasuki babak baru.

Jika sebelumnya pihak kepolisian belum bisa memastikan siapa pemeran dalam video syur tersebut, kini polisi mengungkap pemerannya.

Gabriella Larasati akhirnya mengaku kepada penyidik sebagai pemeran dalam video syur yang sempat viral di media sosial.

Itu diakui Gabriella saat melaporkan adanya tindakan ancaman dan pemerasan terhadap dirinya pada bulan lalu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus menyebut, Gabriella Larasati alias GL membuat laporan ke Polda Metro Jaya pada 11 Februari 2021 lalu.

Hal itu disampaikan dalam video yang diunggah di kanal YouTube KH INFOTAINMENT, Kamis (25/3/2021).

Dalam laporan tersebut, menurut Yusri, Gabriella melaporkan adanya ancaman dan pemerasan terkait video yang beredar.

"Saudara GL sendiri melaporkan lagi di Polda Metro Jaya itu sekitar tanggal 11 Februari lalu, membuat laporan polisi," kata Kombes Yusri.

"Masih sama (laporannya terkait) dengan peredaran video asusila yang diakui memang dia di situ," sambungnya.

Kepada polisi, Gabriella Larasati mengaku sempat diancam dan diperas oleh seseorang melalui akun media sosial.

Yusri menuturkan, Gabriella diminta untuk mengirimkan sejumlah uang agar video syurnya tidak disebarluaskan.

Dengan memberikan uang, pelaku yang melakukan pemerasan juga akan menghapus video syur milik Gabriella.

"Tetapi di sini adanya ancaman dari salah satu akun mengancam yang bersangkutan untuk memeras pada saat itu," jelas Yusri Yunus.

"Kalau tidak mengirimkan uang video ini akan saya sebar."

"Jadi gini, kalau anda tidak mau viral saya membutuhkan uang maka video ini akan saya hapus kalau sudah dibayar, tapi kalau tidak akan saya sebarkan," bebernya.

Berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku adalah seorang pria berinisial YS (22) yang memiliki akun @yudhi.s03.

Setelah ditelusuri, pemilik akun tersebut ditemukan berada di Kota Medan, Sumatera Utara.


sumber : jateng.tribunnews 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel