Kasus Berlanjut, Terkuak Tujuan W Tak Cuma Gugat Soal Anak & Maksud Harta Rp 17,5 M, Rezky Optimis?



Kasus Rezky Aditya berhadapan dengan sosok W masih berjalan hingga saat ini.

Terkuak sosok W tak cuma gugat status soal anak yang diklaim anak lain Rezky Aditya.

Sosok W bersama dengan kuasa hukumnya, dimana W ajukan gugatan atas rumah, mobil hingga harta sebesar Rp 17,5 Miliar.

Nilai harta yang fantastis itu belakangan ini sedang menjadi sorotan di media sosial.

Kemunculan sosok W memang menyita perhatian jagat media sosial.



Termasuk bagi para penggemar Rezky Aditya dan Citra Kirana.

Seperti diketahui, Rezky Aditya telah resmi menikahi Citra Kirana, tetapi sosok W lantas muncul secara tiba-tiba dan mengklaim hamil anak dari Rezky Aditya.

Setelah ditelusuri lebih lanjut, rupanya ada gugatan khusus yang telah dimasukkan oleh W ke pengadilan.

Buntut panjang dari masa lalu Rezky Aditya masih terus berlangsung sampai saat ini.

Pihak Wenny Ariani yang melayangkan gugatan kepada Rezky Aditya, rupanya tak sekadar menuntut pertanggung jawaban anak saja.

Melainkan terdapat harta dituntut Wenny Ariani dari Rezky Aditya.

Dikutip dari Grid.ID, terbaru ternyata memang ada tujuannya pihak W atau Wenny Ariani menggugat nilai belasan miliar tersebut.

Isi gugatan Wenny Ariani juga terkait penyitaan harta benda kekayaan milik Rezky Aditya.

Mulai dari satu buah mobil, rumah, hingga menuntut kerugian sebesar Rp 17,5 miliar diajukan oleh pihak Wenny Ariani dalam gugatan tersebut.

Dari gugatan yang menyangkut masalah harta, pihak Wenny Ariani akhirnya memberi penjelasan.



Dikutip Grid.ID dari video unggahan Youtube Indosiar, Senin (5/7/2021), kuasa hukum Wenny Ariani, Ferry Aswan, menjelaskan permasalahan harta dalam isi gugatan sang klien.

Pihak kuasa hukum memberikan keterangan lebih lengkap tentang maksud adanya gugatan harta sebanyak itu.

"Kalau untuk permasalahan di dalam gugatan kita untuk permintaan meminta aset, bukan kita meminta, itu konsep PMH mayoritas seperti itu," jelas Ferry Aswan.

Gugatan Perbuatan Melawan Hukum atau PMH yang dilayangkan Wenny Ariani terhadap Rezky Aditya memang memiliki konsep penuntutan harta.

"Pasti akan ada bicara materiil, bicara immateril, bicara juga permasalahan sita jaminan," imbuh Ferry Aswan.

Namun kembali lagi pada tujuan Wenny Ariani, Ferry Aswan menyebut bahwa semua gugatan tersebut belum tentu dikabulkan.

Sebab, dibutuhkan sederet bukti dan konfirmasi dari pengadilan terkait tuntutan tersebut.

"Tapi itu semua belum tentu dikabulkan, apalagi immateril rata-rata tidak dikabulkan. Materiil pun sama, materiil perlu pembuktian apakah yang kita minta itu sesuai atau tidak," lanjut Ferry Aswan.

Maka tak heran jika pihak Wenny Ariani harus menulis sederet gugatan hingga Rp 17,5 miliar, hal itu dikarenakan aturan yang telah ditetapkan.

Ferry Aswan mengatakan bahwa maksud sesungguhnya dari gugatan Wenny Ariani terhadap Rezky Aditya tetap berkaitan tentang anak.

"Jadi tidak sembarang dikabulkan, konsep PMH memang seperti itu. Memang harus kita isi, karena inti poin kita bukan di situ," pungkas Ferry Aswan.



Ferry Aswan memastikan bahwa W mengetahui mengenai tuntutan-tuntutan tersebut dan tak keberatan.

Namun ia menyayangkan banyak pemberitaan justru mengangkat mengenai ganti rugi yang diajukan W.

Ia pun menekankan bahwa tujuan utama gugatan W adalah untuk mendapat legalitas bagi anak perempuannya.

"Kalau untuk permasalahan gugatan kan kita harus koordinasi sama klien ya, klien harus mengetahui apa yang kita isi dalam gugatan ia harus tahu," beber Ferry Aswan.

"Masalah pemberitaan ini dia juga sudah tahu, bukan masalah."

"Karena memang fokus kita bukan di situ, tapi justru yang diangkat malah permasalah itu,"

"Kalau menurut saya jangan mengalihkan perhatian ke arah materiil, imateriil, karena tujuan kita adalah pengakuan dan tes DNA," tandasnya.



Sementara itu, pihak seberang yakni suami Citra Kirana lewat kuasa hukumnya kerap kali menyatakan siap jika memang harus berperang di meja sidang.

Melalui kanal YouTube Indosiar pada Kamis (1/7/2021), kuasa hukum Rezky Aditya, Hendrawan Halim angkat bicara.

Hendrawan Halim tak mau menanggapi masalah Rezky Aditya terlalu jauh.

Pasalnya, masalah yang menimpa Rezky Aditya sensitif karena menyangkut anak di bawah umur.

"Kita enggak mau menanggapi yang terlalu detail karena ini masalah sensitif," ujar Hendrawan Halim.

"Berhubungan dengan anak di bawah umur, dan belum tentu iya atau tidaknya," imbuhnya.

Terpenting, Rezky Aditya siap menjalani persidangan sesuai gugatan dari wanita berinsial W itu.

Hendrawan Halim tak mau membeberkan materi hukum pada kasus Rezky Aditya sebelum persidangan.

"Faktanya kan ada yang menuntut pada klien kita, cuma sekarang ini sudah mengajukan gugatan," ujar Hendrawan Halim.

"Kita tinggal tunggu saja di pengadilan, saya enggak mau mendahului untuk bicara materi hukumnya," imbuhnya.

"Tapi memang kita tidak mau terlalu merespons yang ada, karena pada akhirnya kita mesti ngikutin proses persidangan saja nanti," tandasnya.

Hendrawan Halim mengakui bahwa Rezky Aditya sempat menjalin kerja sama dengan wanita tersebut.

Sedangkan untuk hubungan Rezky Aditya dengan wanita bernisial W, Hendrawan Halim tak mengetahui secara pasti.

"Memang betul tahun 2012 ketemu dalam rangka jual beli rumah," ucap Hendrawan Halim.

"Tapi kalau masalah kedekatan, hubungan, kita enggak tahu persis bagaimana," imbuhnya.

Hendrawan Halim meminta pihak wanita berinisial W mampu membuktikan kebenaran atas tudingan pada Rezky Aditya di meja hijau.

"Maka justru itu nanti fakta-fakta bukti yang ada pihak sana yang harus membuktikan," ujar Hendrawan Halim.


sumber : jatim.tribunnews 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel