Tunjukkan Perhatian? Ahok Ngaku Sakit Hati Tahu Veronica Tan Dapat Pesan Begini, Suami Puput Nastiti Devi: Kaya Anak Kecil Lu WhatsApp WhatsApp...



Kisah rumah tangga Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dengan Veronica Tan sempat mencuri perhatian.

Melansir Kompas.com, Ahok menggugat cerai Veronica Tan pada 5 Januari 2018.

Gugatan cerai itu kemudian dikabulkan hakim pada 4 Maret 2018.

Setelah bercerai, Ahok langsung menikah dengan Puput Nastiti Devi, anggota polisi yang merupakan mantan ajudan Veronica Tan.

Meski begitu, Ahok masih merasa sakit hati saat mantan istrinya mendapat pesan dengan nada tak mengenakan hati.

Ahok menceritakan hal itu saat diwawancarai di podcast Makna Talks bersama Iyas Lawrence.

Memangnya dari siapa pesan itu?

Melansir GridFame.ID, Ahok awalnya bercerita bagaimana saat jadi bupati dulu, ia sempat ditantang seorang PNS yang tiba-tiba menyodorkannya bacaan ayat suci Al-Quran yang tentunya tidak bisa ia baca.

Atau bagaimana saat ia pun dipertanyakan dalam agamanya sendiri karena ia menolak berkampanye di gereja.

Namun yang paling melekat dalam pikirannya adalah saat ia menjadi wakil gubernur DKI Jakarta.

Ahok cerita bagaimana ia sudah menawarkan semuanya untuk menyelamatkan warganya.

Namun yang didapatnya adalah ucapan yang membuatnya sakit hati.

"Kita udah layanin orang begitu besar. Dikafir-kafirin, gue juga panas, ya dong? Waktu saya jadi wagub, waktu mau mindahkan Waduk Pluit, karena kalau naik 10 cm lagi, itu tembok laut jebol mati nih orang ribuan di dalam,"

"Makanya waktu banjir gue pindahin, gue pikir kasih baju, sampai celana dalam, BH semua gue beliin, sampai daster. Pokoknya lu tinggal bawa badan masuk dah. Waktu saya datang ke tempat pengungsian, saya bilang siapa yang mau pindah?"

"Saya kasih pengarahan ke mereka, saya yakinkan mereka, kalian akan dapat Kartu Jakarta Pintar, anak-anakmu dapat duit, naik bus gak bayar, saya cariin kerja di pelabuhan, saya siapin snack semua, saya udah kayak sales pakai toa ngomong ini. Diem semua, gak ada yang berani daftar,"

"Begitu saya jalan, ada suara teriak, 'Cina gak usah urusin kami! Kami urus sendiri!'. Langsung gue balik nih, gue nyari, 'mana yang ngomong?!'. Terus diem, beraninya keroyokan tahu gak!" kisahnya.

Sakit hati dengan perlakuan seperti itu, Ahok pun sudah berpikir akan bersikap bodo amat.

Malah ia berpikir akan membiarkan jika orang-orang di sana mati tenggelam.

Pasalnya, ujaran kebencian itu ternyata sudah berlangsung lama.

Bahkan sampai menyasar ke Veronica Tan.

"Saya pikir, orang pada teriak, kayak anak kecil lu pada WA-WA lah, sampai ke mantan istri saya lah si Vero di WA-in. Gue bilang gak bisa lu, lu orang pada WA loh!" ujarnya.

Namun saat Ahok berdoa meminta petunjuk pada Tuhan, ia mendapat iluminasi baru.

Ia bercerita bagaimana ia mendapat gambaran tentang kisah Musa.

Tentang bagaimana Musa sudah diberikan mukjizat sebegitu besar oleh Tuhan sampai bisa membelah Laut Merah, namun pengikutnya yang satu ras dan satu keyakinan masih memiliki pemikiran untuk memukul Musa.

Makanya Ahok sendiri akhirnya malu dan berpikir bahwa Musa yang hebat saja bisa mendapat pengkhianatan, apalagi dirinya.

Karena itulah akhirnya ia mendapat kekuatan untuk mengurus kembali para pengungsi tanpa pamrih.


sumber : hot.grid 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel